Ketua Umum IKASA Sony Novian bersama Dekan Fakultas Seni dan Bahasa Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) Dr. Samsi Setiadi, M. Pd., melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) IKASA – FBS UNJ pada gelaran acara Employer Meeting 2026: “Grow, Connect, and Lead: Strengthening the bond between higher education and stakeholders”, pada 23/7/2026 bertempat di Kampus A UNJ, Jakarta.
JAKARTA — Ikatan Agensi Jasa Bahasa (IKASA) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ). Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tersebut dilaksanakan di tengah gelaran Employer Meeting 2026 yang berlangsung di Aula Latief Hendradiningrat, Kampus A UNJ, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Mengusung tema “Grow, Connect, and Lead: Strengthening the bond between higher education and stakeholders”, acara ini berfokus pada penguatan kemitraan, peningkatan kualitas lulusan, serta pengembangan karier mahasiswa dan alumni agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor pendidikan dan kebahasaan.
Prosesi penandatanganan kesepakatan dilakukan secara langsung oleh Dekan FBS UNJ, Dr. Samsi Setiadi, M.Pd., bersama Ketua Umum IKASA, Sony Novian. Turut hadir mendampingi, Bendahara Umum IKASA sekaligus CEO CMM Translation, Rika Priwibowo.
Menjembatani Kurikulum Akademis dan Kebutuhan Industri
Ketua Umum IKASA, Sony Novian—yang juga merupakan co-founder Katagonia Language Solutions—menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menyelaraskan (link and match) antara dunia pendidikan tinggi dan industri jasa bahasa yang terus berkembang pesat.
"Dinamika dunia kerja saat ini menuntut para lulusan untuk memiliki kompetensi yang langsung dapat diterapkan. Melalui MoU ini, IKASA berkomitmen untuk hadir secara aktif di lingkungan kampus—tidak hanya membuka peluang magang dan rekrutmen, tetapi juga terlibat dalam penyelarasan kurikulum, program praktisi mengajar, hingga sertifikasi kompetensi," ujar Sony.
"Kami ingin memastikan mahasiswa FBS UNJ mendapatkan gambaran utuh mengenai standar industri, sehingga saat lulus mereka tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu bersaing dan menjadi pemimpin di industri kebahasaan," tambahnya.
Membuka Wawasan Keterpaparan Industri bagi Mahasiswa
Sejalan dengan hal tersebut, Bendahara Umum IKASA, Rika Priwibowo, menilai kerja sama ini sebagai momentum penting bagi mahasiswa untuk membangun wawasan industri sejak dini.
"Acara ini merupakan langkah yang sangat baik agar mahasiswa bisa tersekspos dengan keberagaman industri dan peluang kerja setelah lulus kuliah. Untuk industri bahasa sendiri, counterpart utama kami adalah Fakultas Bahasa dan Seni yang mencetak lulusan dengan profil kemampuan beragam bahasa," jelas Rika.
Rika menambahkan bahwa implementasi kerja sama dapat diwujudkan melalui program kunjungan industri untuk memahami proses bisnis agensi bahasa hingga program pemagangan terstruktur di perusahaan yang bernaung di IKASA.
Selain penguasaan bahasa, Rika menggarisbawahi pentingnya pembenahan keterampilan pendukung (soft skills) bagi calon lulusan: "Kami menyarankan kepada para lulusan atau calon lulusan untuk membekali diri dengan ilmu komunikasi yang baik, memahami penggunaan komputer dasar, dan bersikap open-minded (terbuka) terhadap perkembangan teknologi serta perubahan industri," terangnya.
11 Ruang Lingkup Kerja Sama IKASA – FBS UNJ
Kerja sama antara IKASA dan FBS UNJ mencakup 11 ruang lingkup strategis yang dirancang untuk jangka panjang, meliputi:
- Pemagangan Mahasiswa — Penyediaan wadah praktik kerja profesional di agensi anggota IKASA;
- Seminar dan Konferensi — Penyelenggaraan forum akademik dan praktis secara kolaboratif;
- Pelatihan dan Workshop — Peningkatan keahlian teknis kebahasaan bagi mahasiswa dan akademisi;
- Pengembangan Kurikulum — Penyesuaian materi kuliah berbasis kebutuhan industri;
- Kuliah Tamu / Praktisi Mengajar — Pelibatan praktisi IKASA dalam kegiatan pengajaran di kelas;
- Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat — Kolaborasi riset terapan di bidang kebahasaan;
- Sertifikasi Kompetensi Kejurubahasaan — Penyiapan standar kualifikasi profesi bagi calon lulusan;
- Rekrutmen Lulusan — Akses saluran penyerapan tenaga kerja bagi alumni FBS UNJ;
- Kompetisi Nasional dan Internasional — Pembinaan dan pendorongan prestasi mahasiswa;
- Job Fair — Partisipasi aktif dalam bursa kerja kampus;
- Kegiatan Kemitraan Lainnya — Inisiatif yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak;
Menutup pernyataannya, Sony Novian menegaskan komitmen penuh IKASA untuk mengawal keberlanjutan implementasi dari nota kesepahaman ini agar memberikan dampak nyata secara langsung.
"Kami berharap sinergi ini tidak berhenti hanya di atas kertas, tetapi menjadi pijakan kokoh yang dirasakan langsung manfaatnya oleh para mahasiswa. IKASA siap menjadi jembatan sekaligus wadah bagi talenta muda FBS UNJ untuk tumbuh, berkembang, dan siap memimpin industri kebahasaan nasional maupun global di masa depan," pungkas Sony.
Melalui kemitraan ini, IKASA dan FBS UNJ optimistis dapat terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan pasar, sekaligus mencetak talenta kebahasaan yang unggul dan berdaya saing global.